sampai sejauh mana kamu percaya bahwa kamu akan bahagia jika kamu mencapai cita-citamu? setelah berbagai perjuangan yang mungkin telah kamu lakukan, atau karena kebetulan yang mungkin tidak terduga a meeting days before made me thinking a lot about resign. sampai terbawa mimpi, yang sangat aneh, dan membuat lelah saat terbangun. di mimpi itu gue pengen resign sesederhana karena gue dipengaruhi hal mistis jahat untuk resign, dan itu bikin emosi gue naik turun, di mana keinginan resign bukan keinginan yang sebenarnya. tapi, sepanjang perjalanan, gue terus mikir, do I really want to resign, with every risk that might be I will face. teman baik, atasan baik, pendapatan lumayan, pun berkesempatan ke banyak daerah, eksposure kuat, orang tua bahagia, dan ya, sebenarnya pun sesuai dengan sebagian harapan yang pernah gue inginkan dulu. tapi, katanya kadang kita ditakdirkan untuk tidak menginginkan apa pun yang kita minta setelah kita mendapatkannya. karena kemudian menjadi ragu dengan se...