Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2018

37th

ser·en·dip·i·ty luck that takes the form of finding valuable or pleasant things that are not looked for. Hmm, keknya kali ini jadi mau nulis random aja, yang padahal biasanya juga random, haha Mau cerita kalau pada akhirnya temen gue nge- gap gue nulis blog, wkwk. Sebenernya ngga papa sih, cuma gue-nya jadi malu karena blog gue isinya ngga penting, haha. Maafkan! Terus jadi kepikiran untuk punya template blog yang keren, macem punya orang-orang yang ada tab-nya, jadi ngga sungkan misalnya untuk ikut lomba, haha. Tapi ngga tau gimana caranya untuk bikin template keren macem itu. Dan masih tentang Simon Clark, karena kemarin iseng nonton vlog-nya lagi yang tentang " The two words that got me my PhD ". Gue sama sekali ngga punya keinganan untuk ambil PhD kokk, cuma iseng aja, hahaa. Meskipun akhir dari video adalah promosi platform belajar, tapi menurut gue vlog yang ini isinya bagus, tentang Proactive Serendipity , dan dari yang gue pahami melihat " luck ...

36th

tentang merasa jahat Entah kenapa akhir akhir ini gue merasa jahat. Iya, jahat banget dan ini membuat gue jadi kepikiran. Gue merasa kadang gue bukan "gue", merasa kalau gue ngga seharusnya melakukan atau mengatakan hal yang entah kenapa gue lakukan tanpa gue sadari, yang kadang terjadi secara reflek dan spontan, lalu kemudian menyesal. Gue sadar salah satu kelemahan gue yang paling krusial adalah kadang gue ngga mikir dulu sebelum berbicara atau melakukan sesuatu, yang padahal mungkin menyinggung orang lain. Jeleknya, gue ngga peka, meskipun kadang tiba-tiba kepikiran dan menyesal karena sebenarnya gue sama sekali ngga punya maksud jahat. Padahal gue harus sadar kalau apa yang gue katakan atau lakukan belum tentu apa yang mereka dengar dan pahami. Ya Tuhan, please don't let me be misunderstood . Karena itu gue butuh banget untuk diingatkan, dan gue bersyukur banget kalau ada yang menegur gue. Gue bukan termasuk orang yang mudah tersinggung ketika dikritik atau d...

35th

The good life is one inspired by love and guided by knowledge. Jadi kemarin gue sedih karena daftar IDF 2018 tapi dapet konfirmasi kalau ngga bisa hadir (mungkin) karena limited seat di topik yang gue pilih, hiks. Sebenarnya sebegitu inginnya untuk bisa dateng, tapi terus akhirnya belum menyempatkan untuk streaming juga untuk acara hari pertama, hehehe. Akhirnya gue dateng di hari kedua pakai ID temen gue yang ngga jadi dateng, yang padahal ternyata bisa daftar on the spot , wkwkwk. Awalnya datang untuk mencari inspirasi dan berharap ketemu topik hidayat (oke ngga lucu), karena ternyata data untuk topik yang gue inginkan tidak tersedia dengan begitu bagus, lalu merasa perlu untuk mencari topik cadangan (lagi). Tapi, ternyata acaranya seru banget, dan keren. Gue merasa banyak dapet pengetahuan baru kalau ternyata selama ini udah banyak banget loh hal yang sudah dilakukan pemerintah, dan sektor privat untuk hmm, "meningkatkan kesejahteraan masyarakat (?)", and sometim...

34th

The purpose of life is a life of purpose Ngga pernah nge-kost membuat gue bertanya tanya gimana rasanya nge-kost sendirian selama berhari-hari, bahkan berbulan-bulan. Apalagi kalau ngga sosialisasi, entah karena pribadi-nya atau kost-an-nya yang menyendiri. Ngga tau sih, tapi hidupnya sepi banget ngga sih (mungkin). Tiba tiba di rumah sendiri berhari-hari itu rasanya, hmm. Jadi, gue beberapa hari ini ditinggal beberapa hari di rumah, literally seorang diri, dan ngerasa sepi banget dan bosen. Bahkan, gue sampai menanyakan ke seorang teman yang pernah nge-kost apa yang biasa dilakukan ketika di kost-an sendiri. Tapi ternyata ia punya temen kost-an dan sering main bareng, jadi ya secara ngga langsung dia ngga sendiri juga. Okay, baiklah. Terus ngebayangin gimana hidup pekerja yang remote , yang kerja dari rumah, tapi di rumah sendiri, dan komunikasi-nya secara virtual. Oke bosen juga karena sebenarnya kampus lagi libur, jadi ngga ada hal mendesak yang mengharuskan gue ketemu sama tema...