Skip to main content

37th

ser·en·dip·i·ty
luck that takes the form of finding valuable or pleasant things that are not looked for.


Hmm, keknya kali ini jadi mau nulis random aja, yang padahal biasanya juga random, haha

Mau cerita kalau pada akhirnya temen gue nge-gap gue nulis blog, wkwk. Sebenernya ngga papa sih, cuma gue-nya jadi malu karena blog gue isinya ngga penting, haha. Maafkan! Terus jadi kepikiran untuk punya template blog yang keren, macem punya orang-orang yang ada tab-nya, jadi ngga sungkan misalnya untuk ikut lomba, haha. Tapi ngga tau gimana caranya untuk bikin template keren macem itu.

Dan masih tentang Simon Clark, karena kemarin iseng nonton vlog-nya lagi yang tentang "The two words that got me my PhD". Gue sama sekali ngga punya keinganan untuk ambil PhD kokk, cuma iseng aja, hahaa. Meskipun akhir dari video adalah promosi platform belajar, tapi menurut gue vlog yang ini isinya bagus, tentang Proactive Serendipity, dan dari yang gue pahami melihat "luck" dari sudut pandang yang lain.

Kata Simon, "Proactive Serendipity is his philosophy of life....the best you can do in any of  situation in life is to work and put effort to get your position when good things can happen to you....but the thing is pretty much situation in life is relied on little bit of luck, and often luck is only accessible to you if you put a bunch of time and effort before. People who get lucky if (and only if) they put a bunch of time and effort before to make that luck accessible to them..."

Nah, terus gue penasaran kan sama proactive serendipity ini dan nyoba googling dan ketemu artikel yang lumayan bagus, "Being open to proactive serendipity can alter your future"

So what does it take for serendipity to happen?
I suspect there are a few key elements: We need to be open to and curious about experiences, information and encounters.... If I’m curious, open, alert and confident, then I’m more likely to recognize and then consider something unexpected. Then, if I evaluate that something, I could decide that “yes, this is something worth pursuing,” or “no, not now or not ever.” The key is that I was proactive about noticing and evaluating.

Haha, ngga penting sih. Tapi terus jadi kepikiran, ketika diskusi dengan seseorang dan dapet saran dan pencerahan, tapi terus merasa berada di persimpangan, apakah worth to pursue atau ngga sama sekali, haha. Dan menurut gue, apapun keputusan yang akhirnya dibuat mungkin bergantung pada seberapa siap  ketika persimpangan itu ada di depan mata, apakah sudah memberikan a bunch of time and effort untuk pada akhirnya mengambil kesempatan yang ada? Dan yang pasti, sih gimana takdir Tuhan, kayanya yaa, hahaa. 

Mohon doanya semoga menemukan serendipity! Haha..


Regards,
Ayu,
yang masih
ingin ketemu
serendipity



PS: 

Jadi, gue lagi seneng banget sama lagunya Isyana yang Winter Song, dan entah kenapa belum bosan memutar lagu itu berulang kali. 

~ I thought I'd be seeing you again
And wouldn't have to spend my time alone
~

Oh, dan kemarin seorang teman share tentang We Bare Bears terus jadinya ikutan nonton dan ketagihan karena lucu dan konyol, hahaa. 

Comments