Skip to main content

35th


The good life is one inspired by love and guided by knowledge.


Jadi kemarin gue sedih karena daftar IDF 2018 tapi dapet konfirmasi kalau ngga bisa hadir (mungkin) karena limited seat di topik yang gue pilih, hiks. Sebenarnya sebegitu inginnya untuk bisa dateng, tapi terus akhirnya belum menyempatkan untuk streaming juga untuk acara hari pertama, hehehe. Akhirnya gue dateng di hari kedua pakai ID temen gue yang ngga jadi dateng, yang padahal ternyata bisa daftar on the spot, wkwkwk.

Awalnya datang untuk mencari inspirasi dan berharap ketemu topik hidayat (oke ngga lucu), karena ternyata data untuk topik yang gue inginkan tidak tersedia dengan begitu bagus, lalu merasa perlu untuk mencari topik cadangan (lagi). Tapi, ternyata acaranya seru banget, dan keren. Gue merasa banyak dapet pengetahuan baru kalau ternyata selama ini udah banyak banget loh hal yang sudah dilakukan pemerintah, dan sektor privat untuk hmm, "meningkatkan kesejahteraan masyarakat (?)", and sometimes, it's not just for populist reason.

Nah, kadang sering jengah dan sedih sebenarnya ketika berita yang disebarkan ngga berkualitas dan ngga membangun. Masih banyak banget hal yang harus diperbaiki dan ada banyak hal yang perlu dikritisi, tapi bukan berarti harus saling menjatuhkan, kan? Anyway, sejujurnya gue ngga tertarik dengan afiliasi politik tertentu, karena toh semua bertindak untuk memaksimalkan kepentingan masing-masing. Tapi, gimana caranya ambil yang baik buang yang buruk, mungkin sih. Ketika masih belum bisa berperan dan memberikan sesuatu, setidaknya ngga mengkritik dengan nyinyir, gitu sihh kayanya ya. Karena itu menurut gue butuh banget  jadi "news literate", untuk setidaknya ngga nge-share berita hoax atau setidaknya memberikan komentar dengan cara yang baik.

Terus, jadi inget kemarin nonton Simon Clark di channel-nya "SimonOxfPhys" yang episode ketika ia menghadiri Conference di European Central Bank, dan iya sebenarnya IDF kemarin sekeren itu juga, and it's kinda intimidated for me yang bagai butiran jasjus ini, wkwk. Tapi terus jadi terinspirasi suatu saat ingin jadi salah satu speaker di sana, wkwk. Berharap boleh, kan, hehe (?)

Apapun itu, mohon doanya semoga bisa mendapat inspirasi dan menjalankan petunjuk dengan baik! Hahaa


Regards,

Ayu,
yang masih butuh
banyak inspirasi


PS:

Btw, nonton Simon Clark gegara pernah di-share salah satu videonya oleh seorang teman. Terus, gue kepo dong, haha, dan kemudian nonton salah satu vlog-nya yang menurut gue menarik, "Becoming an Adult". Adult with capital A, haha. Terus akhir-akhir ini sedang banyak menemukan bahwa "being mature is a process", menjadi dewasa ngga bisa secara tiba-tiba, misalnya hanya dengan berulangtahun ke dua puluh tiga, bukan berarti lantas menjadi dewasa. Dan ya, kadang ada banyak hal yang harus dilalui, dan ngga semuanya menyenangkan, tapi gimana bisa belajar dari berbagai kejadian, gitu sih kayanya. Hehe..

Comments