Skip to main content

96th


tentang perjalanan


jadi, aku baru saja mendengarkan beberapa lagu baru tulus, dan agaknya membuatku speechless. bukan karena patah hati, hanya saja, aku kemudian memikirkan tentang perjalanan yang kulewati. 

sebenarnya banyak hal yang kualami yang ingin aku tuliskan untuk membantuku mengingat alasan-alasan atas keputusan yang kuambil atau hikmah atas kekecawaan yang pernah kurasakan, tapi entah mengapa tidak lagi bisa kutuliskan dengan jujur seberapa pun aku berusaha.

dan hal ini juga menjadi salah satu alasan yang pernah kutuliskan mengapa aku tidak ingin membagikan kisah perjalananku lagi. sebenarnya, aku pun masih belum menemukan alasan mengapa aku tidak melakukannya hingga saat ini.

aku mulai bimbang, haruskah aku berhenti ataukah aku harus mencoba menulis dengan lebih jujur?

apa aku takut jika ada orang lain yang membaca apa yang aku tulis? apa aku takut di-judge? apa aku takut seseorang melihatku seperti seseorang yang berbeda, seseorang yang tidak seperti mereka harapkan?  
mungkin awalnya aku membuat blog untuk menjadi jurnal pribadi layaknya milik orang lain, tapi bukankah pada akhirnya alasanku menulis kisahku adalah untuk diriku sendiri? untuk membantuku memahami apa yang kupikirkan dan kurasakan, memahami alasan atas keputusanku, mengurangi kesedihanku. 

dan lagipula, aku tidak pernah berusaha menjadi seseorang yang berbeda, meskipun ada hal-hal yang tidak kusampaikan, dan aku punya banyak alasan untuk itu. 
entahlah, aku tidak tau kapan aku siap untuk menuliskan kisah perjalananku dan siap dinilai atas attachment yang ada pada diriku dan bukan atas aku sebagai aku. 

dan kadang aku bertanya-tanya, apakah mungkin suatu saat seseorang memahamiku tanpa aku perlu menjelaskan siapa aku dan semua alasanku. 


yours sincerely,
Ayu,
sepertinya kena covid lagi, huhu
mohon doanya lekas membaik







Comments