do you ever wonder why things have to turn out the way they do?
Akhir-akhir ini mood swing super parah, yang ngga tau kenapa ngga kunjung berakhir. Lagi super sensitif, yang kalau dipancing langsung bad mood, haha. Semacam jadi, sering marah-marah, "kenapa jadi gini, sih", tapi terus berusaha untuk baik lagi. Gue tau ini ngga baik, tapi gimana, haha. Terus, karena merasa bad vibes banget, jadi pengen curhat, semoga bukan malah di judge, wkwk. Btw, jadi bertanya, sebenarnya kalau curhat, bad vibes nya jadi hilang, atau malah makin buruk?
Jadi, gue akhirnya memutuskan untuk menyerah karena tugas yang nyatanya di luar perkiraan. Gue udah laporan juga, dan hamdalah ngga papa, meskipun kadang masih merasa bersalah dan sedih dengan diri sendiri. Gue ngga tau apakah ini yang kemudian mempengaruhi emosi gue terhadap hal-hal lain yang terjadi.
Lalu, ngga tau kenapa, gue merasa akhir-akhir ini orang lain makin sensitif, dan gue juga sensitif, dan jadinya makin kesel. Well, i try my best to respect people, untuk berbicara sebaik mungkin, untuk ngga menyinggung, tapi mungkin ngga gitu yang terdengar/terlihat. Karena sering merasa salah paham, jadinya merasa lebih baik diam, karena semacam terkesan menjadi orang yang paling salah dan berdosa.
Terus, tiba-tiba dihadapkan juga dengan drama yang tiba tiba hadir, yang tiba tiba jadi beban. Padahal, ngga bermaksud untuk terlibat terlalu jauh, tapi entah kenapa keadaan membuat gue jadi tau banyak hal, dan entah kenapa jadi merasa bersalah, haha. Meskipun, (lagi), gue berusaha untuk tidak terlalu menyalahkan diri gue.
Kemudian juga, beberapa hari lalu tepar, yang yang mungkin diperparah karena siang hari terik ke GBK untuk perpanjang paspor tapi kemudian terjebak hujan. Dan setelah membaik, gue kemudian dihadapkan pada keadaan di mana gue harus lowering ego gue tanpa merasa dikorbankan. I know that it parts of my responsibility, dan gue mencoba berusaha sebaik mungkin.
Tapi mungkin, karena merasa sudah terlalu lelah dengan segala perasaan yang campur aduk, gue akhirnya butuh berdiam sendiri, menghindari rasa bersalah dengan orang disekitar, menghindari drama.
Gue adalah orang yang super egois, dan gue tau banget ini ngga baik. Tapi terus mikir, apakah salah jika seseorang punya level ke-egois-an yang tinggi, ketika dia ngga mengambil hak orang lain dan menjalankan tanggung jawabnya.
Lalu, kalau kamu baca ini, rasanya tanpa kamu sadari pun alam bawah sadarmu akan melakukan judgement. Lalu menurutmu gue seperti apa? Egois? Lemah? Ngga positif? Ngeluh terus? You think you know me, but actually you don't. I am beyond than you think. Tapi, itu hakmu, dan gue menghargai itu.
Padahal cuma mau dapet nilai bagus, lulus cepet, terus kerja, berpenghasilan, hidup nyaman dan bahagia... Tapi, kadang hidup ngga bisa sesempurna itu, sometimes it has to turn out the way it does. Hahaa..
Mohon doanya, selalu :')
Regards,
Ayu,
yang butuh
positive vibes
PS :
Apakah rindu hanya dapat terobati dengan bertemu? Tapi rindu itu sebenarnya apa?
Comments
Post a Comment