impostor syndrom
Jadi, kemarin lagi ngomongin impostor syndrom, yang katanya artinya ngga merasa mampu padahal sebenernya cuma ngga yakin sama diri sendiri.
Sebenernya gue ngga bisa dibilang juga sering mengalami impostor syndrom. Tapi akhir-akhir gue merasa gue bukan teman yang baik, I do really think I am a bad friend.
Gue mungkin egois. Well ya, gue merasa sejak dulu gue ngga pernah ada disaat teman gue mungkin butuh dukungan, bahkan pada teman yang sering bareng, dan karenanya kadang gue merasa sangat bersalah.
Tapi, seperti yang pernah gue ceritakan, gue mungkin menghindari ikatan, tanpa sadar. Gue hanya ngga bisa untuk deepen my relationship to others. Gue tidak bisa menjaga hubungan, sepertinya.
Tapi, sejujurnya, gue akan selalu ada, mendengarkan keluh kesahmu, mendukung apapun yang terbaik, dan mendoakanmu.
Dan untuk kamu, aku hanya ingin bilang,
"People who you want may will not always be there, but, still, He is always there, and He will send someone else to help you, so keep searching, and please just do not give up".
Maka berceritalah, agar padam kesedihanmu.
Regards,
Ayu,
yang mendoakanmu,
selalu
Comments
Post a Comment