Skip to main content

61st

What we call the beginning is often the end. And to make an end is to make a beginning. The end is where we start from


Jadi, gue cuma mau ngasih tau berita yang bikin gue shock, haha. Sabda udah nikah, wkwkw. Bercanda sih, ngga bikin shock yang gimana juga, cuma yaaa gue udah jadi fans sabda sejak beberapa tahun terakhir. Terus, jadi inget gue pernah sempet ngegosipin dia dulu, haha.

Oke ngga penting, haha, yang mungkin buat gue jauh lebih penting adalah gue, alhamdulillah, udah lulus dari sesi kelas sebuah pilot program yang diadakan oleh sebuah development bank bekerja sama dengan govt regulator.

So these past 4 months i've got a chance to join a financial literacy class. Three times a week, on tuesday night, thursday night, and saturday morning, at one of city center in jakarta. Well ya, being there need a huge commitment for me, to fight my laziness catching the train and continuing by bus, with traffic, and rain sometimes.

But, what can I say is it was awesome, really. Meet great people, do the great things, is such a great experience.

I guess, this is my first time to join such class. I've never been in leadership class, never join any competitive organization, never got kind of leadership scholarship, never been in AISEC, MUN, debate, start up incubator, or huge international events, never join as huge international event committee, or those kind of activities. IMHO, I was shock at first, really.

Gue bukan termasuk anak yang aktif, ikut ini itu, leadership ini itu, menang ini itu.
I am a mediocre. Well ya, gue. biasa. aja.

Meskipun dulu pernah jadi wakil sekolah untuk beberapa kompetisi (yang ngga pernah menang), tapi gue jarang dpt ranking, nilai gue juga ngga bagus-bagus bgt, bukan anak gaul, ngga bisa olahraga, ngga organisasi banget juga, ngga punya geng.

Gue literally biasa aja. Gue ngga lebih spesial dari entropy lain in this cosmic universe, haha.

Gue menjalani kuliah gue juga biasa aja, bukan yang super aktif, ngga pinter, dan ngga super gaul juga. Tapi kemudian, gue dapet kesempatan untuk bisa ikut kelas pilot program setelah apply dan jawab beberapa pertanyaan esai, setelah berbagai penolakan yang gue alami.

Ketemu banyak orang keren dengan berbagai peran yang mereka lakukan di dunia, dan karenanya makin ngga merasa spesial, tapi di sisi lain merasa mendapatkan privilege yang mungkin ngga banyak orang lain bisa dapatkan. Sering iri, tapi juga jadinya disadarkan untuk banyak belajar. Kan katanya, fake it till you make it, haha.

Merasa bersyukur dan beruntung, untuk bisa belajar banyaak, tentang grassroot economics, complementary currency, peer to peer landing, fraud, finance, stocks, etc, dari lecturer yang keren keren banget, ketemu teacher, fasilitator,  temen-temen dengan berbagai pencapaian mereka. 

Ketemu orang-orang keren dan baik, di setiap perjalanan gue, membuat gue, somehow, bersyukur dan beruntung.

But, every journey will come to the end. People come, people go. And farewell will be a sad part from all of these. But, everyone I met teaches me about myself and others.

dan sebuah final speech dari my beloved vice headmaster, "everywhere you go, every path you take, just please keep social side in you".

also, have some farewell letters, will never ever disappointing me.


my best,
Ayu,
wishing you
best of lucks




Comments