Sungguh ingin kusapa, namun 'ku terdiam tak kulakukan
(Maliq & D'essentials)
Agaknya, mulai merasa bosan dengan lagu "Akad"- Payung Teduh yang bagi gue mulai overrated diputar di radio. Menurut gue, lebih oke lagu-lagu dari Maliq & D'essentials, yang cukup puitis tetapi masih bisa dimengerti oleh gue yang otaknya ngga canggih ini. Gue ngga harus ngerti puisi Sapardji Joko Damono dulu untuk bisa paham maksud lirik lagu-lagu Maliq & D'essentials, berbeda dengan lagu-lagu Payung Teduh, Sore, atau Barasuara, yang terkadang buat gue berpikir keras maksud lagunya apa. Alhasil akhir-akhir ini jadi lebih prefer dengerin playlist Maliq & D'essentials..
By the way, kemarin baru nonton single baru Maliq & D'essentials di Youtube yang judulnya Bagaimana Ku Tahu. Meskipun jadi iklan salah satu restoran cepat saji, tapi menurut gue alur videonya keren banget. Sejauh lagu-lagu yang gue denger, lagu-lagu Maliq & D'essentials cukup oke kalau buat jadi Wedding Playlist (to be, haha). Mungkin akan asyik kalau bisa nonton Maliq & D'essentials live, apalagi kalau ada temennya...
Tulisan ini dibuat bukan karena lagi jatuh cinta atau apa, bahkan sebenarnya ngga niat untuk dibuat, tapi suasana dan mood lagi mendukung. Hujan, playlist Maliq & D'essentials, belajar buat UTS, tapi di depannya ada yang lagi pacaran.. Haha... Inilah akibat menjadi intorvert yang extroverted sekaligus, yang butuh motivasi tapi ngga jago ngajakin orang, jadi harus belajar di keramaian...
Mohon doanya yang banyak !!
----
Perpus pusat,
Jumat sore mau UTS...
Comments
Post a Comment