Skip to main content

Posts

83rd

tentang hard days so, how's life? did you miss me anw? tapi kalau ngga juga ngga papa sih. hmm, akhir-akhir ini beberapa kali mendapat kabar yang tidak menyenangkan, yang membuat gue jadi rethinking much about losing someone/something. jadi, maafkan jika post kali ini mungkin akan sangat cheesy. semakin besar, gue mencoba mulai terbiasa mendapat kabar buruk atau cerita tidak menyenangkan, tentang kehilangan, tentang kegagalan. gue mulai sering harus bersinggungan dengan berbagai masalah, mengurangi keegoisan. well said, adulting life is, indeed, really hard gue mulai berpikir, sebenarnya setiap orang mungkin membutuhkan seseorang untuk menemaninya di hari buruknya. i start to understand that if your really care for someone, you will make a sacrifice without conditions or expectations, it needs to be because you want to, not because you feel obligated or fear the consequences of not doing so. dan gue sangat ingin untuk tidak sendiri di hari-hari berat gue nantinya. i used to thi...

82nd

# tentang depresi akhir-akhir ini rasanya males ngapa-ngapain, males nyoba courses, males nonton webinar, males nonton film, males baca buku, males nyoba resep, bahkan males untuk sekadar nonton vlog atau dengerin podcast. ngga tau, rasanya semacam ngga tertarik pada apapun, kaya feelingnya lost gitu aja. jadinya cuma mengerjakan hal-hal yang harus dikerjakan. semacam ngga punya target apapun selain sehat dan kerjaan lancar. i even cant define what i feel recently, i just feel lost.  tapi kemudian, mendapatkan chat dari seorang long-time-no-see-friend, and she asked questions  "enak ngga sih yu pindah haluan, takut ngga pas pindah?' pertanyaannya sukses jadi question of these-past-weeks karena bikin mikir beberapa waktu terakhir ini. tapi, setelah beberapa chat, gue baru tau kalau she has been depressed for these past months. agak merasa bersalah sebenarnya, karena gue sama sekali ngga tau kabarnya beberapa tahun belakangan. padahal, she was one of the closest friends waktu ku...

81st

tentang aku yang hanya ingin bercerita lagi-lagi menulis hal yang mungkin tidak penting, tapi aku hanya ingin bercerita, semoga tidak apa-apa. meski sepertinya kamu tidak pernah membaca ceritaku lagi, tapi, semoga kamu akan selalu baik-baik saja. minggu ini alhamdulillah slightly (atau bahkan mungkin lumayan) lebih baik dibandingkan beberapa minggu belakangan. the situation starts getting better (but not for covid unfortunately), hanya, masih bingung bagaimana menghibur mama yang kadang masih menangis because i've (or we've) never been in this kind of situation  mama is the strongest person i've known, but at the same times she can cry easily.  tapi, setelah diingat-ingat, i always be on her side since I was a kid, in good times but also getting through hard times, kecuali ketika nenek meninggal sekitar setahun yang lalu. and recently thinking, i just cant leave her alone, and my dad also. they are getting older and i think they need me.  dan belum lama ini sempet ngobrol...

80th

tentang peran di dunia jadi, kamu apa kabar? harusnya, mungkin, ngga boleh ngeluh, tapi rasanya beberapa minggu terakhir ini sangat exhausting, mostly mentally, tapi physically juga sedikit merasa lelah. meskipun bersyukur, masih diberi Tuhan sedikit kekuatan untuk bisa menjalankan peran sebaik yang kubisa.  akhir-akhir ini banyak hal terjadi, yang rasanya membuat lelah secara emosional. meskipun bukan menjadi aktor utama pada setiap kejadian, tapi rasanya lelah  karena harus terus berusaha untuk meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja. rasanya ingin bisa duduk tanpa harus memikirkan apapun sejenak. tapi, kemudian aku takut menjadi egois. I know that many people need more attention, that they have so much more problems, that I should give more attention, that I am not a center of universe, but as a supporter actor, kadang, hanya ingin diberi semangat atau sekadar ada yang mengatakan padaku, "that's okay, yu. you will be fine", selain selalu mengatakannya pada orang lai...

78th

# tentang di-doxing jadi, gimana rasanya di-doxing? sebenernya, agak berlebihan sih pakai istilah doxing, cuma gue belum nemu diksi yang lebih tepat, hmm. mungkin ngga papa memakai istilah edgy biar dikira edgy, haha. padahal, edgy people wont use "di" and "ing" in one word, haha. rasanya di-doxing itu susah dijelaskan, padahal di konteks ini sebenernya ngga masalah, literally ngga masalah. it wasnt a big issue tho, tapi entah kenapa di sisi lain seperti merasa dikhianati, rasanya aneh, haha. mungkin karena gue sendiri masih struggling, dan jadinya ngga ngerasa siap...  tapi, setelah diingat kembali, gue pernah di-doxing diam-diam ketika personal chat gue di screenshot untuk jadi bahan gosip di kantor, haha. biasa aja sih sebenernya, tapi, again, ya rasanya aneh aja waktu tau.  dan sebenarnya juga, gue mungkin pernah nge-doxing orang lain tanpa gue sadari (atau mungkin gue sadari), jadi ya basically gue juga jahat. tapi, akhir-akhir ini mulai sadar untuk mencoba ngg...