Skip to main content

Posts

89th

tentang take everything for granted recently wondering, how often i take everything for granted. sebenarnya, aku sudah bikin draft ini cukup lama, sebelum akhirnya memutuskan untuk dipublish, karena ter-trigger sebuah tweet dan bikin kepikiran apakah tidak mencapai standar kebanyakan orang adalah sesuatu yang salah, bukti kurang berusaha, dan kemudian dianggap kufur nikmat. banyak convinience yang aku dapatkan sepanjang perjalanan hidup dan tentunya aku bersyukur untuk itu. tapi di sisi lain juga membuat berpikir, how often i take everything for granted. mendapatkan kesempatan memiliki ayah-ibu yang baik, sekolah di tempat yang baik, bertemu banyak orang baik. ngga pernah di bully dan dijahatin sampai yang gimana banget, ngga pernah ketemu toxic person yang bikin trauma. selama sekolah, aku menjalani ngga ngoyo, ngga punya ekspektasi yang gimana banget. aku kayanya hampir ngga pernah punya target luar biasa, sekolah ngga mikir ranking, kalau remedial ya yaudah, dulu ikut lomba juga kar...
kadang aku ingin tau, seberapa penasaran seseorang dengan hidupku, atau seberapa ingin seseorang mendengar ceritaku. apakah ia benar-benar ingin tau bagaimana kabarku atau apakah ia hanya ingin melihat pencapaianku.

88th

tentang wishes menurutku, ada dua rasa syukur tertinggi yang ada di dunia, yang pertama adalah rasa syukur telah dilahirkan, yang kedua adalah rasa syukur atas sebuah pertemuan. entah sih, menurutku memiliki rasa syukur telah dilahirkan di dunia itu sama sekali tidak mudah. semacam perasaan bingung akan peran yang dijalankan, atau semua keinginan yang tidak tercapai, atau semua perasaan gagal dan menyesal, atau perasaan takut tidak bahagia. tapi, life is really worth to live. beberapa waktu lalu, baca sebuah tweet sebuah pertanyaan tentang tujuan hidup. dulu pernah bikin notes serupa, why life is really worthy for me. karena ternyata banyak hal yang masih ingin kucoba dan kulakukan. mungkin selama perjalanannya akan menemukan beberapa keberuntungan yang memberi bahagia, makan makanan enak, atau berhasil melakukan sesuatu yang kupikir tidak mungkin kulakukan, atau mungkin bertemu orang-orang baik, seperti bertemu denganmu misalnya :) and sometimes, to test your lucks, you need to giving...

87th

tentang hesitation well, it's been a while since my last post. jadi, apa kabar? hamdallah aku baik, semoga kamu pun juga begitu. these past months were really something, i experienced so many things hence i was not journaling recently. jadi, ya lebih banyak misuh di twitter atau take some notes. hmm, I think twitter is a strange yet comfortable place (beside a blog). somehow, it is like read a diary or listen people stories or understand their thoughts and opinions, going through the struggling, the grieves, the happy moments of someone you know and you never know before. anyway, ini tahun keempat aku mulai blog writing lagi dan selama itu juga sepertinya aku mengalami high acceleration of my adulting process, terutama mungkin satu - dua tahun terakhir. well, 2020 was really something. somehow merasa bersyukur sudah mengalami fase krisis beberapa tahun lalu (oke, ngga boleh self-diagnose), karena sejujurnya aku ngga bisa membayangkan jika harus menghadapi peak adulting phase with u...

86th

tentang asking help hmm, jadi apa kabar? kayanya akan nulis beberapa hal dalam waktu dekat, about thoughts, opinions, rants, experiences, reviews, everything, setelah beberapa waktu belakangan jarang bikin post dan merasa punya beban karena disimpan sendiri. jadi mungkin isinya nanti akan kebanyakan misuh-misuh.  should i say sorry then? hmm, i hope no. padahal katanya aku sebaiknya mempertimbangkan bagaimana efek dari apa yang kulakukan/kukatakan pada orang lain. tapi apakah setiap hal yang kulakukan harus considering what people's thought? terus kapan aku bisa express my feelings? as i said before, aku nulis bukan untuk influence siapapun, writing helps me facing the hard world. if i have to keep everything inside my mind, mungkin lama-lama aku bisa stres.  beberapa waktu terakhir banyak hal yang bikin mikir tentang asking for a help, karena ngga semua orang memiliki keberuntungan untuk meminta dan mendapat bantuan.   beberapa waktu terakhir aku sering dengeri...

85th

tentang doa waw, sudah hampir sebulan tidak buat post ternyata. sebenarnya itu tandanya aku hampir ngga punya waktu luang. rasanya hampir gila, ngga deng, lebih kepada sedih karena jadi jarang banget bantu-bantu di dapur dan bersih-bersih rumah. jadi, hidup apa kabar? entahlah, rasanya hanya butuh doa yang sangat banyak akhir-akhir ini. semoga aku baik-baik saja dan bisa melewati semuanya, semoga sih dengan baik. tapi, ya aku sudah terbiasa mencoba untuk tidak berekspektasi, prepare for the worst.   aneh sih, tapi entah kenapa, aku merasa menulis untuk meminta doa kepada siapa pun itu, easier the feeling. bebannya ngga hilang, tapi who knows kan di antara semua harapan baik akan ada yang dikabulkan Tuhan jadi ya, kumohon, doakan aku. kudoakan juga, yang terbaik untukmu, selalu Ayu