Skip to main content

Posts

76th

# tentang bahagia, harapan, dan perasaan  jadi, aku baru saja melihat thread dari bu vivi tentang asa dan galau, dan ada sebuah tweet dari beliau: "Kalau ditanya apa yang paling dinginkan untuk dicapai dalam hidup, kebanyakan orang akan menjawab bahagia. Tapi bahagia itu apa? Apakah sekedar tawa ria, dan kepemilikan hal-hal yang diinginkan? Rasanya kok bukan. #Asa&Galau" - Vivi Alatas - dan jadi berpikir, menjalani hidup mungkin tidak bisa dipisahkan dari asa yang beriringan dengan galau (yang mungkin berubah menjadi ketakutan). beberapa hari kemarin, aku menulis sebuah pertanyaan untuk diri sendiri, "bagaimana kamu yakin kalau kamu akan bahagia jika doamu dijawab Tuhan?" "tapi, kenapa kamu begitu takut untuk tidak bahagia?" kamu berharap, menginginkan sesuatu, membangun asa, lalu berdoa kepada pemilik semesta untuk mengabulkan doamu, tapi disaat yang bersamaan, kamu takut apakah dengan dijawabnya doamu kamu akan bahagia, apakah denga...
You know what, it is so hard to not blame myself, especially in this hard situation. Consistently thinking that myself is not good enough, consistently feel guilty for what have been decided Consistently hate my self.

75th

#tentang sebuah apa kabar aku selalu senang ditanya apa kabar. tidak, bukan karena senang ditanya, hanya easier the feeling karena selalu merasa bukan menjadi bagian dari sistem masyarakat yang baik, terutama dengan ketidakpedulian dan keegoisan yang mungkin kumiliki. beberapa hari terakhir mendapatkan beberapa pertanyaan apa kabar. meskipun seringnya memberikan jawaban standar seperti kabar baik atau masih berjuang mencari kesempatan. btw, mungkin kamu punya kesempatan yang mungkin dapat kucoba? haha. kemudian, bertanya-tanya, jika dan hanya jika, aku share kehidupanku di media sosial, apakah sebuah apa kabar akan tetap ada? mungkin yang akan sebagian besar dilakukan adalah me-reply story lalu terjadi percakapan yang akhirnya menjadi konsumsi publik. atau mungkin mengirimkan sebuah dm, atau ya, melewatkan begitu saja, karena sebenarnya kamu hanya ingin tau, tanpa mungkin pernah benar-benar peduli. atau mungkin apa kabar adalah sebuah basa-basi pembuka percakapan, karena kam...

74th

# a-self-birthday-letter Dear you, Happy Birthday. Well, this is exactly not a birthday day that you wishing for. Too much sorrow since the beginning of the year with a surprise of another rejection letter and another proven real situation of loss aversion on your day. Maybe, you start to think what's the point of remembering a birthday? It is not that important for given a shit back then. But hey, that's also not a bad thing to give a little congratulation to yourself. Maybe writing a post on your birthday like you used to do will be a good idea? Thank you for trying to be strong and kind person, for whatever happened. It is not an easy journey, definitely, but maybe make your life the best of it is really worth to try. You might find yourself lose, most of the time, but He will guide you, always. You learn to letting go of things, but He also brought you chances meeting so many good people along the way. As He said, do not lose hope, nor be sad. But, tha...

73rd

#tentang Itaewon Class Ternyata, udah lama banget ngga nulis blog, wkwk. Padahal ngga banyak yang dilakukan, hanya mungkin apa ya, rasanya kek feel overwhelmed dengan apa yang terjadi and it is draining my energy somehow. Rasanya lelah berada dalam survival mode, fear of missing out anything, anxious dengan uncertainty. Tapi di sisi lain juga mikir tentang hidup seperti apa yang sebenarnya ingin dijalani. Lalu beberapa hari terakhir, mencari pelampiasan, dengan nonton drama korea lagi karena penasaran setelah baca tulisan tentang Itaewon Class yang tiba-tiba ada di timeline, haha. Ceritanya oke sih, bikin mikir tentang moral value dan perasaan. Terus jadi inget tentang kelas ethics dan negotiation yang bikin mindblowing, dan somehow kesel karena jadi merasa hopeless. Why we,  in a discussion, are led to agree on one opinion, why we cant have different opinion, why do people make strategy to intervene other's opinion? I just cant get it somehow. Hal ini bikin gue ma...

72nd

#tentang aku yang offensive, defensive, dan stubborn Some people may think I am offensive and defensive (and stubborn).... Akhir-akhir ini mulai kepikiran lagi, apakah gue perlu berubah? Well, semua orang perlu berubah untuk jadi versi yang lebih baik, tapi sejauh mana? Jadi, di suatu kesempatan, gue ngobrol ringan, dan entah gimana gue secara spontan memberikan argumen yang mungkin terkesan meng-counter dan akhirnya gue merasa kalau pendapat yang gue berikan membuatnya tersinggung... Mungkin, karena beberapa waktu belakangan lebih banyak ngobrol dengan mereka yang yaudah dan ngga masalah kalau gue punya pendapat beda. Gue kemudian lupa memposisikan diri, sesuatu yang biasanya gue lakukan kalau gue berada di situasi yang baru, karena gue pikir dia udah kenal gue dan pribadi gue yang sering argue. Sebenarnya, gue seneng banget untuk having discussion. Tapi, pengalaman membuat gue menyadari kalau gue punya potensi (yang besar) membuat orang lain tersinggung. Gue kadang (ngga sih serin...