Skip to main content

Posts

13th

The greatest gift of life is friendship  (Hubert H. Humphrey) Jadi, sudah lebih dari tiga bulan setelah gue resign, lebih dari dua tahun semenjak gue lulus kuliah, lebih dari enam tahun gue lulus SMA, dan lebih dari sembilan tahun gue lulus SMP. Dan ya, teman-teman dan senior keren gue sekarang semakin keren dan semakin hebat, if only classmates and colleagues  consider as friends. Tapi, gue menganggap mereka temen gue dan gue merasa beruntung banget kenal dan pernah punya koneksi dengan mereka. Gue punya teman-teman yang hebat semenjak gue SD. Masa SD gue lalui dengan main sepanjang waktu dan nge bully orang (haha, ini pelajaran hidup banget, sih). Jadi, gue ngerasa masa SD ngga terlalu membekas di ingatan, selain ternyata sudah lebih dari sepuluh tahun berlalu, jadi sebenarnya sudah agak lupa. Gue kemudian masuk di sebuah SMP Negeri di timur Jakarta, yang bahkan mungkin ngga pernah lo kenal namanya, tapi termasuk salah satu yang paling bagus di Jakarta. Semasa SMP...

12th

Apakah harus menjadi orang lain untuk jadi menarik? Pernah ngga sih, ngerasa iri sama seseorang karena dia populer, atau loveable, atau bisa menarik orang orang untuk berada di sekitarnya, misalnya. But, once you tried to be one of them, you just feel, that it isn't you, and you just feel tired of this kind of pretending. Gue pernah, dulu. Gue termasuk seseorang, yang katakan, overthinking dan ini buat gue selalu berpikir, apa gue melakukan sesuatu yang sudah seharusnya. Gue pernah mikir, kenapa gue ngga bisa seperti yang lain nya, yang sering posting di media sosial, memamerkan sedang apa dimana bersama siapa bagaimana. I have a life, like others. Gue hangout, kadang makan enak, jalan-jalan, masak-masak, baking cookies, doing the chores, pake make up, wearing a beautifull dress, jatuh cinta juga, punya masalah, sering nangis, sometimes facing drama in life, tapi entah kenapa gue ngga bisa untuk, somehow, share it. Ngga tau, ngga bisa, aja. Once a while, gue punya keingina...

11th

Kenapa pindah jurusan? Mungkin, agaknya gue perlu nulis kenapa pada akhirnya pindah jurusan, kenapa pilih economics? Kenapa? Karena mau cari jodoh. haha, engga deng, bercanda. Eh tapi kalau ketemu juga ngga nolak #eh ...Karena gue pengen jadi data analyst.. Jadi ceritanya, dulu gue pernah interview untuk jadi pegawai non pns di salah satu lembaga pemerintah yang gue incer banget, sejak sebelum gue lulus, untuk sebuah posisi yang gue pengen banget. Selama kuliah, gue memang sudah tertarik sama biostatistics, epidemiology, data analysis, dan human development. Singkat cerita, gue dipanggil untuk interview, bareng sama lulusan terbaik (dari biostatistics) dan mahasiswa berprestasi fakultas. Jadi, ya, apalah saya, yang bagai pasir di lautan ini.. Waktu interview gue ditanya apa gue bisa STATA dan pernah ngolah data sekunder yang banyak.. Dan mungkin karena I have no experience in that kind of fields, so I was failed.  Semenjak itu, gue ingin meneruskan kul...

10th

Why she sit next to you, yet not talk to you? Gue bukan tipe orang yang, let say, extroverted. Ini bukan sekali atau dua kali, gue ngga nyapa kalau ketemu seseorang. I need to make my self sure to say hi to someone. So, sometimes I prefer to pretend to not know or to not see her/him. But if she/he greet me first, I will happily respond in a good way. If no, it means I really do not recognize it. Bukan karena gue sombong, atau pilih-pilih teman, but simply karena gue takut, ketika gue sapa, orang itu ngga kenal gue, ngga tau nama gue, atau ngga sadar gue sapa. Dari dulu, gue bukan termasuk geng populer, jadi ya udah biasa ngga dikenal dan sering dilupakan, haha. Then, sometimes, awkward moment happened. Ketika orang yang gue kenal duduk deket gue, and I just pretend to not know her/him. Gue jadi ngerasa ngga enak and feel guilty, karena ngga nyapa atau bertindak ramah. But, I just don't know how. I don't know what should I do. Gue bukan tipe orang yang gampang small t...

9th

"DIET" stands for: Did I Eat That? Akhir-akhir ini, gue merasa jadi sering ditanya terkait diet dan gizi oleh orang-orang, padahal gue sendiri merasa ngga capable buat jawabnya. So, I try to make some FAQs to help me answer those questions. Q : Ahli gizi itu kerjaannya ngapain ? A : Ahli gizi, biasanya terbagi jadi dua, nutritionist dan dietitian. Nutritionist lebih ke masyarakat (agregat), jadi biasanya lebih ke penyuluhan, pelaksanaan program dan evaluasi, dsb., dan wilayah kerjanya lebih ke lapangan, puskesmas, dinas kesehatan. Dietitian biasanya lebih ke klinis, kadang disebut clinical nutritionist, memberikan preskripsi diet orang per orang sesuai kebutuhan (individu), dan wilayah kerjanya lebih ke rumah sakit. Oh ya, jangan tanya beda dietitian sama dokter spelialis gizi klinis ya, karena gue ngga tau, selain dokter bisa ngasi obat, sedangkan dietitian ngga bisa. Q : Terus, kalau diet yang baik gimana? A : Sejauh yang gue pelajari, diet yang baik adalah d...

8th

If Allah should aid you, no one can overcome you; but if He should forsake you, who is there that can aid you after Him? And upon Allah let the believers rely. (Q.S. 3 : 160) Kali ini pengen nulis lagi tentang pertemuan dan takdir. Oke, bukan karena gue udah ketemu jodoh yang ditakdirkan atau apa. Eh tapi, jodoh kan ngga harus jodoh yang macem itu kan.... Jadi ceritanya gue melewati minggu yang cukup berat in these past one and a half weeks, especially the latest four days... Jadi, selain UTS, gue juga ikut seleksi CPNS. Gambling banget sih sebenarnya.. Gue baru selesai UTS di hari kamis, dan ngebut belajar buat CPNS, yang mana gue sama sekali belum belajar, di hari jumat, sabtu, minggu, sambil kepikiran UTS take home di hari senin yang dikumpulkan rabu, di hari H gue seleksi.. Oke, life is really though. But, then, I don't know takdir macam apa yang Allah SWT berikan, sampai gue bisa mendapatkan banyak keberuntungan dalam ketidaksengajaan di hari itu.. Gue berangka...

7th

Sungguh ingin kusapa, namun 'ku terdiam tak kulakukan (Maliq & D'essentials) Agaknya, mulai merasa bosan dengan lagu "Akad"- Payung Teduh yang bagi gue mulai overrated diputar di radio. Menurut gue, lebih oke lagu-lagu dari Maliq & D'essentials, yang cukup puitis tetapi masih bisa dimengerti oleh gue yang otaknya ngga canggih ini. Gue ngga harus ngerti puisi Sapardji Joko Damono dulu untuk bisa paham maksud lirik lagu-lagu Maliq & D'essentials, berbeda dengan lagu-lagu Payung Teduh, Sore, atau Barasuara, yang terkadang buat gue berpikir keras maksud lagunya apa. Alhasil akhir-akhir ini jadi lebih prefer dengerin playlist Maliq & D'essentials.. By the way, kemarin baru nonton single baru Maliq & D'essentials di Youtube yang judulnya Bagaimana Ku Tahu . Meskipun jadi iklan salah satu restoran cepat saji, tapi menurut gue alur videonya keren banget. Sejauh lagu-lagu yang gue denger, lagu-lagu Maliq & D'essentials cukup ...